yulrizka

There is no intention to brag.

Kindle: One of the Most Productive Electronic That I Ever Have

"I don't always read a book"

I am not a fan of reading books. My first novel is I think Harry Potter. If I remember it precisely that was it was summer vacation on junior high. Our family decided that we took a trip to Medan with a ship. It’s like a cruise but nothing fancy about it. It’s 4 days journey with nothing to do. So out of the ordinary I bought the first harry potter books that everybody keeps talking about.Then I remember that it took me 3 month or so to finish that book.

Reading is kinda boring. I might fall a sleep every 10 page or so. I couldn’t remember any other books that I’ve finished except for that harry potter books. That’s was until I found a very good book called The Pragmatic Programmer: From Journeyman to Master. It was a book that got me so excited. The book is really inspiring for a developer. It teaches how to compose program like in a way you compose an art. I highly recommended that book if you enjoy programming. That book is not available in Indonesia back then. So I printed each chapter one by one. I bring the chapter anywhere I go. If I have a little time i sit read that chapter. After finishing another chapter then I print the next chapter and so on until I finished the book.

It surprised me that the book was 352 pages. The thickest book that I ever read. I start thinking that reading was not that bad. I began to search more similar book on amazon. I stumble upon Getting Real: The smarter, faster, easier way to build a successful web application [Paperback] which I also like very much. I read a couple of first chapter like the way I read the Pragmatic Programmer books. But this time I think hey, I do really like reading this kind of books. So I asked my wife if we can afford to buy a kindle. Because that we would not have to print the book any more.

I can’t buy it from Amazon because I don’t have any credit card. So I instead i bought that from e-bay. I remember that it’s just a couple of week before amazon launch kindle fire. At first I really regret that I don’t really read tech news. I should have known that kindle fire is about to released. But thinking it now, I’m really glad that I bought 3rd generation instead. I got it for $120 with $40 shipping it’s like $20 less then the no ads version. Yes when I synchronize it to wifi and every time I turn on my kindle, I will get some ads. sometimes it’s a new book promotion, discount, sometimes it’s AT&T commercial. My friend told me that I’ve sold my soul for $20. Yeah.. true, at the moment $20 was a lot. so I don’t mind

"My Kindle" Any way this is my kindle. And it one of the most productive piece of electronics that I owned. It does not have fancy touch feature, It does not have a market app where you can install games and application. There is rarely software update, you can not watch movie. There is no GPS, accelerometer or compass. The screen is grayscale. But despite of that less feature it only does one thing and also pretty good at it. which is for READING.

The battery is amazing, it could last for months. It’s have electronic ink. So it’s look like an ink on piece of paper. It does not have nor require a back light like lcd so it doesn’t tired you eyes. You can still read on direct sun light on the beach just like an ordinary book. and best of All it fits on my back pocket. In case of reading a book, my kindle is far more better then any latest tablets out there. This piece of electronic does not outdated as fast as tablet. There is a new functionality, new hardware every month, but my kindle is still the best way for me to read a book.

Almost every day I commute to my work with train or subway. It took like 40-50 minutes to get to my office. I’ve been working here in Rotterdam for almost 5 month now. I finished like 3 books just by reading on my way to commute. I rarely bring bags to the office. I use desktop so I travel light. Usually its just my lunch box and my kindle on my back pocket. I really love this kindle. probably it would still accompanying me for at least for one to five years more. Hopefully nothing breaks.

Any way I’ve read a couple of books with my kindle. Here is some interesting books that I’ve read:

  • Getting Real: The smarter, faster, easier way to build a successful web application
  • Rework
  • The Passionate Programmer
  • Pragmatic Thinking and Learning
  • Raspberry Pi
  • Pro Puppets
  • The Total Money Makeover

There is a saying. A knowledge is like a wild animal. and book (writing) is they way to tame them. Hopefully I could read book more and write an post about it. So then I would remember and tame the knowledge in my mind.

Thanks for reading

Biaya Perhitungan Listrik

Barusan saya kaget melihat tagihan listrik yang cukup. Mulai juni 2010 kalau tidak salah terjadi perubahan dalam perhitungan penggunaan listrik. Sekarang tidak ada lagi biaya beban melainkan adanya biaya minimum.

tabel perhitungan lengkap dapat dilihat disini

Biaya minimum itu ditetapkan untuk penggunaan rumah dengan rumus sebagai berikut

40 (jam) x daya x biaya pemakaian misal untuk rumah saya R1/1300 perhitunganya adalah

40/1000 x 1300 x 790 = Rp. 41.080

apabila listrik tidak dipakai atau pemakaian masih dibawah 40 jam  maka tagihannya adalah sebesar 41.080

apabila pemakaian lebih dari itu, maka cukup dihitung dengan (daya 1300 untuk yang lain lihat pada tabel diatas)

[jumlah selisih stand meter dengan bulan lalu] x Rp. 790

namun selain dari komponen pemakaian . Ternyata ada biaya lain yang dibebankan pengguna yaitu :

  1. Pajak penerangan jalanan. jumlahnya adalah sebesar 6% dari tagihan

  2. Biaya materai. Rp. 3000 untuk tagihan diatas 250.000 dan Rp. 6000 untuk tagihan diatas 1jt

Contoh :

Daya : R1/1300

Pencatatan Stand bulan lalu : 21548

Pencatatan Stand bulan ini : 21960

Pemakaian listrik = 21960 - 21548 = 412

Biaya pemakaian listrik = 412 x Rp. 790 = Rp. 325. 480

Biaya Pajak penerangan jalanan = 6% x Rp. 325.480 = Rp. 19.528,8 dibulatkan jadi Rp. 19.529

Biaya materai (karena > Rp. 250. 000) = Rp 3.000

Total : Rp. 325. 480 + Rp. 19.529 + Rp 3.000 = Rp. 348.009

Sedikit pengalaman. Karena jarang berada di rumah, maka petugas yang datang untuk mencatat pemakaian listrik sering kali tidak dapat melihat stand meter karena posisinya didalam. Petugas tersebut sering kali mengira stand meter tersebut. Mungkin ia melihat rata-rata pemakaian bulan-bulan sebelumnya. Karena rumah ini rumah kontrakan maka mungkin tagihan bulan sebelumnya tidak signifikan. Dalam beberapa 3 bulan terakhir pemakaian listrik dicatat rata2 jauh dibawah 52 kWh. ini sangat merugikan.. karena pemakaian listrik yang sebenarnya memang lebih dari 52 kWh, tetapi yang tercatat jauh dibawah 52 kWh, tetapi saya tetap harus membayar 52 kWh. Dan hal ini tidak bisa di perdebatkan karena saya sendiri juga tidak mencatat pemakaian listrik selama 3 bulan terakhir. alhasil setelah 3 bulan maka tagihan pun menumpuk .. seperti perhitungan diatas, sampai 348.009. Padahal pemaikan perbulan mungkin sekitar Rp. 100.000

Untuk menghindari hal diatas, maka sebaiknya kita mencatat pemakaian listrik dan memajang informasi tersebut di tempat yang dapat dilihat oleh petugas pencatatan listrik. Jika di kawasan Cigadung, petugas tersebut biasa datang pada tanggal 26-28 setiap bulannya. Adabaiknya sebelum petugas tersebut datang kita memasang informasi Listrik (dan juga air) dalam papan yang dapat dilihat dengan mudah oleh petugas tersebut. Papan ini juga dapat di beli di supermarket. Untuk papan yang kualitas cukup bagus harganya berkisar antara 20 sampai 40 ribu rupiah

BNI ITB Virtual Account BNI ITB Virtual Account Untuk Pembayaran SPP Dll

Untuk pembayaran biaya SPP ITB, Biaya wisuda dll bisa melalui rekening virtual BNI.

Barusan berjalan di koridor gedung ITB, ada beberapa standing banner yang menginformasikan adanya virtual account untuk melakukan pembayaran

Namun disitu tidak dikatakan informasi mengenai autodebet.

Berikut adalah copy-paste dari pengumuman tersebut.

Perhatian: Penulis tidak memiliki afiliasi terhadap BNI ataupun ITB. Informasi ini didapat dari membaca pamflet pada koridor labetek V lantai II. Oleh karena itu Penulis tidak bertanggung jawab atas kerugian yang diderita oleh pembaca mengenai informasi ini. Dengan membaca artikel ini, pembaca bertanggung jawab secara penuh terhadap transaksi yang akan dilakukan. Apabila diperlukan, mohon pembaca  untuk melakukan konfirmasi ke BNI melalui telepon yang dapat dilihat pada situs resmi BNI http://www.bni.co.id/

PENGUMUMAN

Ditujukan bagi para Mahasiswa Program Sarjana, Magister dan Doktor yang akan melakukan pembayaran Biaya Penyelenggaraan Pendidikan (BPP)

Dengan ini kami informasikan kepada para mahasiswa hal-hal sebagai berikut :

  1. Untuk mempermudah ITB dalam melakukan identifikasi pembayaran uang BPP dari para mahasiswa maka ITB bekerjasama dengan PT. Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. membuatkan masing-masing mahasiswa nomor Virtual Account berdasarkan NIM dan Jenis pembayarannya.

  2. Dalam setiap transaksi pembayaran, mahasiswa cukup mencantumkan nomor virtual account yang sudah mewakili nomor rekening tujuan pembayaran BPP yang ada di BNI. Dengan virtual account ini pembayaran BPP akan mudah dikenali oleh pihak ITB

  3. Nomor virtual mahasiswa terdiri dari 16 digit angka ng terdiri dari:

  4. 3 Digit pertama merupakan kode virtual account BNI yaitu 988.

  5. 5 Digit berikutnya merupakan nomor jenis transaksi yang dibedakan berdasarkan semester dan tahun akademik

    • 00110 maksudnya = Semester 1 tahun akademik 2010/2011

    • 00210 maksudnya = Semester 2 tahun akademik 2010/2011

    • 00310 maksudnya = BPP Semester Pendek tahun akademik 2010/2011

    • 00410 maksudnya = Biaya Wisuda 2010

    • 00510 maksudnya = BPM 2010/2011

    • 00066 maksudnya = Biaya perlengkapan

    • 00111 maksudnya = Semester 1 tahun akademik 2011/2012

    • 00211 maksudnya = Semester 1 tahun akademik 2011/2012

    • dst…

Pastikan juga Format nama pemilik nomor rekening tujuan sesuai dengan format nama_mahasiswa (nama_pembayaran)

988   00110 10110010

nomor jenis transaksi No. Nim

Contoh 1 :

Mahasiswa bernama Ahman mempunyai NIM 10110010 akan melakukan pembayaran uang BPP Semester I tahun akademik 2010/2011 maka nomor Virtual Account Mahasiswa ybs adalah 988 00110 10110010 an. Ahmad (BPP Sem I)

Contoh 2

Mahasiswa bernama Abdul mempunyai NIM 12109735 akan melakukan pembayaran uang BPP Semester II tahun akademik 2010/2011 maka nomor Virtual Account mahasiswa ybs adalah 988 00210 12109735 an. Abdul (BPP Sem II)

Contoh 3

Mahasiswa bernama Abdul mempunyai NIM 12109735 akan membayar biaya wisuda tahun 2010 maka nomor Virtual Account mahasiswa ybs adalah 988 00410 12109735 an. Abdul (Biaya Wisuda 2010)

Sehingga dari contoh diatas seorang mahasiswa bisa mempunyai lebih dair satu nomor rekening virtual yang dibedakan berdasarkan jenis transaksinya, contohnya sbb:

Gambar contoh rekening virtual

  1. Cara Pembayaran

Gambar Cara pembayaran

Petunjuk Melalui ATM:

melalui Layanan ATM BNI :

  1. Pilih Menu TRANSFER kemudian pilih REKENING yang akan di debit

Gambar pilih rekening

  1. Pilih tujan transfer ke REKENING BNI, kemudian masukkan nomor Virtual Account sebagai nomor tagihan pembayaran uang kuliah Anda

Gambar masukkan nomor rekening

  1. Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer, setelah muncul konfirmasi, dan jika benar tekan YA

Gambar memasukan jumlah nominal

  1. Setelah transaksi berhasil dilakukan , maka bukti pembayaran akan dicetak pada mesin ATM

Gambar bukti transfer ATM BNI

melalui Layanan ATM BNI :

  1. Pilih Menu TRANSFER kemudian pilih REKENING yang akan di debit

Gambar pilih rekening

  1. Pilih tujuan transfer ke REKENING BNI, kemudian masukkan kodebank dan nomor Virtual Account berdasarkan jenis transaksi dan NIM

Gambar ATM bersama - masukkan no rekening

  1. Masukkan jumlah nominal yang akan ditransfer, setelah muncul konfirmasi dan jika benar tekan YA

Gambar ATM bersama masukkan nominal

  1. Setelah transaksi berhasi dilakukan , maka bukti pembayaran akan dicetak pada mesin ATM

Gambar bukti transfer ATM bersama

Sumber: Standing banner di labtek V lantai II. (banner yang sama di temukan di beberapa lokasi ITB)

  1. Banner

  2. Pengumuman dirdik